Tampilkan postingan dengan label by. M. Rokib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label by. M. Rokib. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 November 2010

penyaluran bantuan korban merapi

Penyaluran bantuan ke korban merapi telah usai dilakukan Himpunan Mahasiswa Sarang- Tuban. setelah satu minggu melakukan penggalangan dana di pinggiran jalan raya tepatnya di pertigaan pasar Sarang.
saiful athok sebagai koordinator bekerja keras dalam proses penggalangan dana di karenakan cuaca di jalan raya sangat panas dan membakar kulit. Alhasil dengan kerja keras semua anggota Himpunan Mahasiswa Sarang Tuban,akhirnyaselesai juga.
Penyalurannya bantuan pun memanfaatkan moment Hari Pahlawan yaitu tanggal 10 November dengan alasan ingin menunjukkan keinginan para mahasiswa untuk menghormati pahlawan-pahlawan yang telah gugur mendahului kita..
Dan setelah semua proja (program kerja) Himpunan Mahasiswa Sarang Tuban di bulan November ini selesai Organisasi itu akan tetap menunjukkan intensitasnya dalam mengabdikan diri kepada masyarakat dan negara,

Oleh : M. Rokib

pentingnya membangun karakter penerus bangsa

PEMUDA merupakan generasi penerus sebuah bangsa, kader bangsa, kader masyarakat dan kader keluarga. Pemuda selalu diidentikan dengan perubahan, betapa tidak peran pemuda dalam membangun bangsa ini, peran pemuda dalam menegakkan keadilan, peran pemuda yang menolak kekeuasaan.
Sejarah telah mencatat kiprah pemuda-pemuda yang tak kenal waktu yang selalu berjuang dengan penuh semangat biarpun jiwa raga menjadi taruhannya. Indonesia merdeka berkat pemuda-pemuda Indonesia yang berjuang seperti Ir. Sukarno, Moh. Hatta, Sutan Syahrir, Bung Tomo dan lain-lain dengan penuh mengorbankan dirinya untuk bangsa dan Negara.
Dalam sebuah pidatonya, Sukarno pernah mengorbakan semangat juang Pemuda apa kata Sukarno “Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncangkan dunia”. Begitu besar peranan pemuda di mata Sukarno, jika ada sembilan pemuda lagi maka Indonesia menjadi negara Super Power.
Satu tumpah darah, satu bangsa dan satu bahasa merupakan sumpah pemuda yang di ikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928. Begitu kompaknya pemuda Indonesia pada waktu itu, dan apakah semangat pemuda sekarang sudah mulai redup, seolah dalam kacamata negara dan masyarakat seolah-olah atau kesannya pemuda sekarang malu untuk mewarisi semangat nasionalisime. Hal tersebut di pengaruhi oleh Globalisasi yang penuh dengan tren.